Connect with us

Artikel Top Peluit

Hanya Butuh 45 Menit untuk Menunjukkan Betapa Potensialnya Jude Bellingham

Jude Bellingham

Kesempatan di Satu Babak yang Sangat Berarti

Jude Bellingham tampil sangat nyaman ketika melakukan debutnya bersama Borussia Dortmund. Walaupun ia baru saja berusia 17 tahun pada akhir bulan Juli lalu, Bellingham terlihat sangat dewasa bukan hanya di sepak bola melainkan sebagai orang dewasa sekalipun.

Sang pemain tengah ini bermain lebih baik daripada pemain senior lainnya di Birmingham City. Berkat penampilan bagusnya, Bellingham ditawari untuk bergabung dengan Manchester United dan berkesempatan bermain bersama Paul Pogba dan Bruno Fernandes. Namun, Bellingham lebih memilih pergi ke negara lain untuk melanjutkan perkembangannya. Ia tentu berharap akan berkembang sebagai pribadi, dan tentu saja sebagai salah satu talenta terbaik yang ada di benua Eropa.

Bellingham mengenakan seragam Borussia Dortmund untuk pertama kali pada Rabu (12/08). Pertandingan yang berlangsung adalah laga persahabatan di pramusim melawan klub asal Austria, Altach.

Sebelum anda protes tentang Altach yang terdengar tidak seperti tim yang kuat di sepak bola, kami hanya ingin mengingatkan bahwa Bellingham masih berusia 17 tahun. Ia masih dan akan terus belajar, termasuk melawan tim Bundesliga Austria ini yang mana Erling Haaland lakukan juga.

Diplot sebagai gelandang tengah sejak peluit babak pertama, Bellingham hanya butuh 12 menit untuk menunjukkan kehebatannya.  Ia paham betul akan kekuatan yang identik dengan Dortmund, yaitu pressing. Ia dengan cekatan langsung mencuri bola dengan cara pressing di daerah pertahanan lawan dan kemudian memberikan umpan ke Haaland. Sejurus kemudian, Haaland memberikan umpan kepada Gio Reyna dan berujung gol untuk Borussia Dortmund.

Bellingham menghabiskan sebagian besar waktunya di babak pertama dengan cara menunjukkan kedewasaan di usianya. Ia dengan efisien banyak mengambil bola dari lawan, memberikan umpan-umpan terobosan, bekerja sangat keras di ruang yang sempit dan secara konstan bergerak ke segala penjuru lapangan untuk memberikan opsi kepada rekan setimnya memberikan bola.

Hal tersebut mungkin terdengar sangat tidak seksi. Akan tetapi, untuk seorang anak muda yang ingin memberikan kesan yang bagus setelah transfer yang mahal, hal tersebut dinilai sangat dewasa untuk anak seusianya.

Memang betul, hal tersebut bukanlah sesuatu yang luar biasa. Meskipun begitu, hal tersebut menunjukkan bahwa Bellingham memiliki peran yang besar terhadap proses gol. Ia dengan sabar menunggu sampai ada ruang dan peluang untuk membuat peluang yang berujung gol Reyna.

Momen kedua yang menunjukkan kehebatan Bellingham datang saat waktu tambahan di babak pertama. Giovanni Reyna membawa bola di pinggir kotak penalti sebelah kiri dan memasukinya. Sejurus kemudian, Reyna mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti yang menemui Bellingham yang berlari menuju tiang dekat.

Dengan posisi tubuh membelakangi gawang, tentu sulit untuk membuat sebuah tendangan. Tanpa mengontrol bola terlalu lama, Bellingham melakukan backheel dan memberikan bola kepada Haaland. Hasil bola dari Bellingham menjadi assist bagi gol Haaland.

Dengan semua talenta yang ia tunjukan dengan bola di kakinya, hal tersebut menunjukkan betapa cepat dan hebat ketika Bellingham berpikir. Hal tersebut yang menjadikan Bellingham memiliki talenta yang unik.

Kita bisa melihat betapa berpotensinya Bellingham kelak, tapi dengan 45 menit pertama di Borussia Dortmund kita mungkin akan melihat ia berkembang jauh lebih cepat dari yang diharapkan.

Legenda Birmingham City di Usia 17 Tahun

Jude Bellingham adalah pembelian ketiga Borussia Dortmund di musim panas 2020 ini. Pemain berusia 17 tahun ini didatangkan dari klub Championship Division, Birmingham City. Dihimpun dari Ruhr Nachrichten, biaya yang dibayarkan Dortmund adalah 23 juta euro.

Direktur olahraga BVB, Michael Zorc berkata: “Jude Bellingham telah menentukan pilihan dengan kepercayaan diri yang luar biasa untuk meneruskan karir di Borussia Dortmund. Motivasi utama di balik keputusannya adalah prospek di dalam lapangan yang bisa kami tawarkan kepada Bellingham.”

Bellingham telah memecahkan banyak rekor di usia yang begitu muda. Untuk pemain termuda yang pernah tampil bersama Birmingham, Jude Bellingham adalah pemecah rekor tersebut di usia 16 tahun dan 38 hari. Pencetak gol termuda juga sepanjang masa Birmingham sejauh ini juga dipecahkan oleh Bellingham saat usianya menginjak 16 tahun dan 63 hari. Jude Bellingham juga merupakan pemain termahal di usia 17 tahun dan rekor penjualan transfer termahal Birmingham City. Tidak lama setelah mengungumkan kepergian Bellingham, Birmingham mempensiunkan nomor punggung 22, nomor yang dikenakan Bellingham ketika bermain di Birmingham sebagai pengakuan dan untuk menginspirasi banyak orang.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
268 views
Empoli 1-2 Roma Pekan 6
Posted on 13 September 2022 by Raul7
41 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit