Connect with us

Artikel Top Peluit

Inter Milan Memalukan Musim Ini, Antonio Conte Terancam Dipecat

Antonio Conte

Antonio Conte Masih Percaya Diri di Inter Milan

Setelah dikalahkan Real Madrid di Giuseppe Meazza dengan skor 0-2, peluang Inter Milan sudah dipastikan sirna untuk melaju ke babak selanjutnya di ajang Liga Champions.

Terlebih lagi, performa buruk I Nerazzurri di Serie A semakin menambah beban Antonio Conte untuk melanjutkan pekerjaannya di kesebelasan asal kota Milan.

Inter Milan akan bertandang ke Mapei Stadium – Città del Tricolore, markas Sassuolo dalam lanjutan Serie A Italia.

Sempat digadang-gadang akan menjadi juara Serie A musim ini, Inter Milan justru terseok-seok di peringkat 5 klasemen sementara, terpaut 5 poin dari pemuncak yang juga rival satu kota, AC Milan.

Antonio Conte mengaku “aku tidak pantas untuk dipecat” sebelum natal tahun ini tiba.

Conte menerima penghargaan berupa piala Tapiro d’Oro (Tapir Emas) dari acara satir sebuah stasiun televisi, Striscia La Notizia.

Antonio Conte ditanya apakah ia akan ‘memakan panettone’, sebuah ungkapan yang berarti akan tetap berada di klub untuk pesta natal.

“Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, namun apabila aku tidak makan panettone, itu karena aku tidak pantas” jawab Conte dengan yakin.

Namun, ketika ditanya apakah para pemainnya sedang membangkang, aura Conte menjadi negatif.

“Itu pertanyaan yang bodoh.”

Baca juga: 5 Alasan Inter Milan akan Mencuri Scudetto Juventus

Antonio Conte Tidak Berbicara untuk Laga Melawan Sassuolo

Antonio Conte tidak akan berbicara pada konferensi pers sore nanti jelang pertandingan Inter Milan melawan Sassuolo di Reggio Emilia.

Konferensi pers yang biasa digelar di Appiano Gentile sudah dibatalkan karena ada rapat pemegang saham bersama.

Rapat tersebut dijadwalkan akan dilangsungkan via konferensi video.

Manajer Terburuk Inter Milan di Ajang Liga Champions

Butuh keajaiban yang sungguh besar untuk mencapai babak 16 besar Liga Champions bagi Inter Milan.

I Nerazzurri gagal menang di 4 pertandingan babak grup musim ini.

Mereka seri melawan Shakhtar Donetsk dan Borussia Monchengladbach diikuti dengan dua kekalahan melawan Real Madrid.

Antonio Conte resmi menyabet rekor terburuk untuk semua manajer Inter Milan di ajang Liga Champions.

Inter-Milan-0-2-Real-Madrid

Dua kemenangan dari 10 pertandingan Champions League ini lebih buruk dari 8 manajer terakhir yang setidaknya bermain 5 kali di ajang ini.

Conte akan berharap untuk meningkatkan performa timnya dengan harapan sekecil mungkin ketika mereka menghadapi Gladbach dan Shaktar di 2 pertandingan terakhir.

Romelu Lukaku dan kawan-kawan akan berharap antara Borussia Monchengladbach atau Real Madrid kalah di 2 laga terakhir mereka agar harapan mereka lolos masih terjaga.

Apabila gagal lolos, Inter Milan kemungkinan masih bisa bermain di ajang Europa League musim depan, di mana mereka kalah di final oleh Sevilla dengan skor 3-2  musim lalu.

Antonio Conte Sudah Diberikan Segalanya untuk Sukses

Gagalnya tim besar Italia ini berjaya cukup menjadi pertanyaan bagi banyak kalangan.

Pasalnya, musim lalu Antonio Conte mengeluhkan kurangnya dukungan para petinggi klub untuk mendatangkan pemain yang ia inginkan.

“Aku tidak yakin bahwa para pemain dihargai kerja kerasnya dan begitu pula hasil kerjaku.”

“Kami menerima perlindungan yang sangat sedikit dari klub” kata Conte musim lalu.

Musim ini, Conte sudah diberikan kebebasan dengan berhasil mendatangkan banyak pemain hebat seperti Achraf Hakimi, Aleksandar Kolarov, Matteo Darmian, Arturo Vidal serta mempermanenkan pemain pinjaman Nicolo Barella, Stefano Sensi dan Alexis Sanchez.

Romelu Lukaku dan Antonio Conte

Belum lagi, para pemain muda berbakat seperti Andrea Pinamonti, Darian Males serta Georgios Vagiannidis datang ke klub Milan ini.

Total, sudah ada 97 juta euro biaya yang dikeluarkan manajemen Inter Milan untuk belanja pemain.

Musim lalu pun mereka juga sudah mendatangkan Romelu Lukaku dan Christian Eriksen dengan biaya lebih dari 100 juta euro.

Selain itu, mereka punya banyak pemain bagus di skuadnya seperti Samir Handanovic, Stefan de Vrij, Milan Skriniar, Alessandro Bastoni serta Lautaro Martinez.

Menurut kamu, apa yang harus dilakukan Antonio Conte agar posisinya aman di Inter Milan?

Atau ini sudah saatnya ucapkan selamat tinggal kepada Conte?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
279 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
3 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Rayo Vallecano 2-1 Valencia Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit