Connect with us

Artikel Top Peluit

Kisah-Kisah Menarik Edin Terzic, Pelatih Kepala Baru Borussia Dortmund

Edin Terzic

Gaji Sepak Bola untuk Membayar Uang Kuliah

Di usia yang terbilang muda, yaitu 38 tahun, Edin Terzic sudah dibebankan tanggung jawab yang berat.

Siapa sebenarnya orang yang menggantikan posisi Lucien Favre di Borussia Dortmund dalam kontrak pendek ini?

Edin Terzic lahir tanggal 30 Oktober 1982 di Menden, Jerman Barat.

Saat itu, Terzic adalah keluarga imigran dari Yugoslavia di mana ibunya berdarah Kroasia dan ayahnya dari Bosnia.

Edin Terzic (baju hitam) saat masih bermain sepak bola

Tempat ia tinggal hanya berjarak 30 menit ke Signal Iduna Park, stadion milik Borussia Dortmund.

Dari 2003 sampai 2010, Terzic bermain di kasta ke-4 di sepak bola Jerman sebagai seorang penyerang.

Gaji yang diterima dari hasil bermain sepak bola semi-pro tersebut, Terzic gunakan untuk membiayai kuliahnya di Ruhr University.

Terzic menyelesaikan studi sports science selama berkuliah di kota Bochum tersebut.

Dalam kurun waktu tersebut, Terzic bertemu dengan calon istrinya kelak, Kora.

“Aku belajar untuk Lisensi A UEFA dan bertemu dengan kepala pemandu bakat Borussia Dortmund. Beberapa bulan kemudian, dia menghubungiku dan menawarkanku pekerjaan,” kenang Terzic ke situs resmi West Ham United di Inggris.

“Pada tahun 2010, aku berhenti bermain sepak bola dan mulai menjadi pelatih di Borussia Dortmund.”

Dapat Banyak Pengalaman dari Jürgen Klopp

Dortmund sekitar tahun 2010 sangatlah berarti bagi para fans klub itu sendiri.

Sang manajer saat itu, Jürgen Klopp perlahan membangun skuad dengan kemampuan yang mengerikan.

Terzic mengkombinasikan banyak kemampuannya untuk membantu Hannes Wolf.

Sebagai asisten manajer dari Wolf kala itu, keduanya menangani Borussia Dortmund di tim U17, U19 dan U23 secara bersamaan.

Edin Terzic dan Jurgen Klopp seusai tidak bersama lagi di Dortmund

Banyak masukan secara langsung atau tidak langsung dari Terzic yang berpengaruh ke tim inti kala itu.

Para pemain seperti Mario Götze, Mats Hummels, Robert Lewandowski, Shinji Kagawa dan Marco Reus menguasai Jerman.

Dortmund pernah juara Bundesliga pada 2010 dan 2012, ditambah dengan DFB Pokal pada 2012.

Sayangnya, mereka kalah di final UEFA Champions League musim 2012-2013 dengan skor 2-1 di peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dari Bayern Munich.

Dari Telepon Tidak Dikenal, Jadi Kerja di Premier League

Terzic baru saja ditunjuk menjadi pelatih kepala Dortmund U16 di pertengahan tahun 2013 sebelum akhirnya ada sebuah tawaran yang sulit untuk ditolak.

Saat itu, Terzic sedang berada di Kroasia dan sedang makan malam.

Seorang agen yang ia temui di sana ingin memperkenalkan saudaranya kepada Terzic.

“Aku tidak terlalu memikirkan hal tersebut [diperkenalkan kepada saudara sang agen] sampai ketika aku berada di sebuah pertandingan di Swedia dan 3 hari sebelum pertandingan European Championship 2012, aku mendapatkan sebuah panggilan telepon,” kata Terzic kepada situs resmi West Ham United.

“Aku tidak respon telepon itu. Kemudian aku ditelpon lagi dan aku kembali tidak respon. Kemudian aku dikirimi SMS: “Tolong telepon saya. Salam, Slaven Bilic.”

Edin Terzic dan Slaven Bilic

“Aku pikir, ada baiknya aku telepon kembali! Aku telepon kembali dan di situ cerita bagaimana kami bertemu pertama kali di tahun 2012,” kenang Terzic tentang cerita bertemu Bilic untuk pertama kalinya.

Pada tahun 2013, Bilic ditunjuk sebagai manajer Besiktas di Turki dan mengajak Terzic untuk bergabung.

Dua tahun berselang, keduanya bersatu lagi di London ketika Bilic dikontrak oleh West Ham United.

The Hammers finish di peringkat 7 dan 11 di Premier League dari Agustus 2015 sampai November 2017.

“Untuk seseorang dengan usia serta latar belakang seperti aku, luar biasa untuk punya pengalaman seperti itu,” kata Terzic kepada Ruhr Nachrichten.

“Waktu yang aku habiskan di Turki dan Inggris sangat berharga untuk aku.”

Ternyata Sudah Pernah Memimpin Dortmund di Sebuah Pertandingan Resmi

Terzic direkrut kembali oleh Dortmund bersama pelatih kepala Lucien Favre di musim panas 2018.

Dipandu bersama asisten lain yang lebih berpengalaman, Manfred Stefes, Favre berhasil memberikan tekanan kepada Bayern Munich di musim pertamanya dan hanya berjarak 2 poin dari sang juara.

Dari musim itu, Terzic mendapatkan pengalaman berharga memimpin tim dalam sebuah pertandingan.

BVB 3-3 Hoffenheim Februari 2019

Februari 2019, Favre sakit flu sehingga Stefes dan Terzic memberikan instruksi secara langsung di pinggir lapangan untuk pertandingan kandang Dortmund melawan Hoffenheim.

Favre menyaksikan pertandingan dari kasur dan mengontak Dortmund melalui telepon.

Dortmund sempat unggul 3-0, sayangnya di 15 menit terakhir Hoffenheim berhasil menyamakan kedudukan.

Bersama Favre, Stefes dan Terzic, Dortmund finish 2 kali sebagai runner-up dan hanya bisa melaju sampai babak 16 besar UEFA Champions League sebanyak 3 kali.

Pendukung Setia Borussia Dortmund

Waktu Favre di Dortmund berakhir usai kekalahan memalukan 5-1 di kandang sendiri melawan VfB Stuttgart pada pekan ke-11 di Bundesliga musim 2020-2021 ini.

Dengan padatnya jadwal pertandingan di masa pandemi virus corona ini, Terzic diminta untuk menjadi pelatih kepala sementara sampai musim panas 2021.

Hal ini tentu menjadi tantangan baru bagi sang pria berusia 38 tahun yang gemar dengan gaya bermain sepak bola agresif dan menyerang.

Selain itu, pengalaman ini bisa dibilang cukup sulit untuk dibayangkan baginya.

“Ini situasi yang sulit dipercaya,” kata Terzic di konferensi pers pertamanya pada Desember 2020.

Edin Terzic memeluk Marco Reus

“Sebagian besar orang tahu bahwa aku datang dari daerah ini.”

“Aku lahir hanya 30 km dari sini dan aku sudah berada di stadion ini sejak usia 9 tahun.”

“Setelah itu, semua tentu jelas tim mana yang membuat hatiku berdebar-debar.”

“Namun, terlepas dari itu, aku tidak pernah berani bermimpi untuk membayangkan bahwa aku akan berada di posisi seperti ini.”

Mimpi jadi kenyataan, itulah hal yang tepat untuk menggambarkan Terzic saat ini.

Sejauh ini, Terzic sudah memimpin Dortmund di 4 pertandingan dengan 3 kali menang dan 1 kali kalah.

Pertandingan selanjutnya adalah pada Minggu (10/01) dini hari waktu Indonesia ketika Borussia Dortmund berhadapan dengan tim tamu, RB Leipzig dalam lanjutan Bundesliga.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: 5 Alasan Dortmund akan Gugurkan Manchester City di Champions League

  2. Pingback: 20 Tim Sepak Bola Terkaya di Dunia Saat Ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
279 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
3 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Rayo Vallecano 2-1 Valencia Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit