Connect with us

Artikel Top Peluit

Lucas Paqueta (Calon) Pemain Besar Lyon Asal Brazil Selanjutnya

Lucas Paqueta kembali menemukan sentuhan emasnya bersama klub Perancis, Olympique Lyon. Sang playmaker bahkan menjadi andalan Timnas Brazil!

Lucas Paqueta, Pemain Lyon

Perjalanan Panjang Seorang Lucas Paqueta

Nama Lucas Paqueta menjadi buah bibir dalam beberapa bulan terakhir karena penampilan gemilangnya bersama klub Perancis, Olympique Lyon.

Bahkan, karena performa gemilang tersebut, pelatih Timnas Brazil, Tite mengandalkan kualitasnya untuk menjadi playmaker tim Samba.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lucas Paquetá (@lucaspaqueta)

Paqueta adalah pemain asal negeri Samba yang lahir pada 27 Agustus 1997 di Rio de Janeiro dan saat ini masih berusia 24 tahun.

Pemain dengan nama asli Lucas Tolentini Coelho de Lima ini memulai karir mengolah ‘si kulit bundar’ pada usia 10 tahun.

Saat itu, kedua orang tua Paqueta memasukan sang anak ke salah satu akademi terkenal di Rio de Janeiro, yaitu Flamengo.

Hasilnya selama sembilan tahun berlatih di Flamengo, Lucas Paqueta mendapatkan promosi menuju tim senior Flamengo pada 2016.

Kala itu Lucas Paqueta harus ‘bertarung’ dengan pemain-pemain senior Flamengo guna mendapatkan minute play yang cukup.

Betul saja, Paqueta hanya bermain 2 kali selama musim tersebut karena kalah saing dari Ederson, Gabriel dan Everton.

Memasuki musim keduanya di Flamengo, keberuntungannya agak lebih baik karena Paqueta berhasil mencatatkan 17 penampilan dan torehan 1 gol.

Bahkan, di kompetisi Copa Sudamericana, Paqueta bermain sebanyak 9 pertandingan dengan lesatan 2 gol.

Semakin waktu berjalan, grafik penampilan Paqueta semakin menanjak hingga akhirnya pada musim ketiga yaitu 2018, Paqueta menjadi andalan klub.

Bermain 32 kali di kompetisi teratas Liga Brazil, Serie A, plus Copa Libertadores dengan 7 penampilan, Paqueta semakin berkembang sebagai seorang playmaker.

Dari total 39 penampilan, Paqueta berhasil mengkreasikan 10 gol dan 3 assists di seluruh kompetisi.

Hal tersebut membuat nama Lucas Paqueta meroket dan menjadi buruan berbagai klub-klub di Eropa.

Flamengo tentu tidak ingin melepaskan salah satu permatanya dengan cuma-cuma.

Namun, akhirnya, datanglah tawaran menggiurkan dari AC Milan pada Januari 2019.

Manajemen I Rossoneri mengajukan pembelian sebesar 35 juta euro atau sekitar 566 miliar rupiah untuk mengamankan jasa sang bintang.

Beban Berat Di Milan & Kepergian Menuju Lyon

Musim dingin 2019, Lucas Paqueta resmi menjadi milik AC Milan setelah kedatangannya dari Flamengo.

Saat itu Paqueta tiba di Milan bersama striker Genoa asal Polandia, Krzysztof Piątek dengan mahar yang sama yaitu 35 juta euro.

Memiliki role bermain seperti legenda AC Milan sebelumnya, Ricardo Kaka, Paqueta digadang-gadang akan meneruskan trah dari Kaka.

Ibarat pepatah, “Jauh panggang dari api”, performa sang gelandang serang jauh dari harapan manajemen dan suporter setia AC Milan, Milanisti.

Selama 1,5 musim bermain untuk Tim Setan Merah, Paqueta total bermain sebanyak 44 penampilan baik di Serie A, Supercoppa maupun Coppa Italia.

Dalam masa baktinya bersama klub yang bermarkas di San Siro tersebut, Paqueta hanya mampu menjaringkan sebiji gol plus 3 assists.

Tidak puas dengan performa Lucas Paqueta, apalagi sang pemain memiliki banderol cukup tinggi, AC Milan melepas Paqueta.

Pada bursa transfer musim panas 2020/2021, Olympique Lyon secara resmi mengamankan jasa seorang Paqueta dengan nilai transfer 20 juta euro.

Selain itu, Paqueta diikat dengan durasi kontrak selama 5 musim di Grand Stade de Lyon.

Bersama Les Gones, Paqueta seperti menemukan sentuhan emasnya kembali.

Performa apik yang kerap ditunjukan bersama Lyon membuat pintu pemanggilan Timnas Brazil kembali terbuka untuk Lucas Paqueta.

Sejauh ini bersama Lyon, Paqueta sudah bermain selama 1,5 musim dengan total 56 games di berbagai kompetisi.

Selain itu, Paqueta juga sudah turut andil dengan menciptakan 17 gol serta 10 assists.

Pemanggilan pertama Paqueta ke Timnas Brazil ketika sudah berseragam Lyon terjadi pada International Duty bulan November 2020.

Setelah itu, Tite kembali mengandalkan Paqueta dalam 18 pertandingan Selecao berikutnya.

Sebuah pencapaian karir yang luar biasa untuk seorang Paqueta.

Selain pintar dalam mengatur serangan Tim Samba, Paqueta juga cukup produktif dengan mengemas 6 gol dalam 28 laga.

Beban berat yang sempat hinggap di pundak Lucas Paqueta, sekarang nampak hilang setelah memutuskan hijrah ke Olympique Lyon.

Paqueta Siap Menjadi Bintang Besar di Eropa

Berseragam kebesaran Les Gones, Olympique Lyon, Paqueta seperti terlahir kembali di dunia sepakbola.

Teknik tinggi olah bolanya kembali hidup guna membantu tim Lyon berprestasi kembali di Ligue 1 Perancis.

Bahkan, pada musim perdana di kompetisi level teratas sepakbola Perancis, Paqueta sanggup menjaringkan 9 gol dan 5 assists.

Tidak hanya itu, pada musim 2020/2021, kontribusi besar lainnya adalah menciptakan total 49 peluang (FotMob).

Tidak heran, pelatih Selecao, Tite mempercayakan satu peran yaitu role playmaker Timnas Brazil kepada seorang Paqueta.

Dengan kejeniusan memberikan operan-operan mematikan, Paqueta sukses sejauh ini memastikan 1 tiket di Piala Dunia 2022 Qatar yang berlangsung akhir tahun ini.

Selain itu, Paqueta juga menjadi andalan coach Tite pada Copa America 2021, saat itu Samba harus puas keluar sebagai runner-up dari Argentina-nya Lionel Messi.

Salah satu kompatriot Paqueta di klub Lyon, Jerome Boateng juga memberikan komentar positif atas penampilan yang sangat menjanjikan dari Paqueta.

Karena saya di sini, saya sangat terkesan“, antusias Boateng.

Sepertinya dia membawa begitu banyak hal positif untuk tim kami.”

“Dia banyak berlari, keterampilannya & tentu saja tekniknya, menciptakan peluang, umpan briliannya, pertarungannya merebut bola, dia banyak membantu kami.”

“Dan saya pikir dia memiliki potensi besar untuk benar-benar menjadi bintang dunia dalam sepakbola.”

Menurut Boateng, dengan kualitas luar biasa seperti itu, Paqueta sangat bisa menjadi bintang baru dalam dunia si kulit bundar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
279 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Rayo Vallecano 2-1 Valencia Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit