Connect with us

Artikel Top Peluit

Singkirkan Juara Bertahan Portugal, Kante Puji Pogba

Gol kante ke gawang portugal

Perancis Mendominasi Jalannya Pertandingan, Portugal Fokus Bertahan

Pertandingan hidup mati antara Cristiano Ronaldo dan Portugal melawan juara dunia Perancis tersaji Sabtu (14/11) malam.

N’Golo Kante mencetak satu-satunya gol yang ada di pertandingan tersebut.

Berkat hasil tersebut, Portugal gagal mempertahankan gelar Nations League-nya karena dipastikan tidak lolos ke babak final four atau semifinal.

Juara bertahan Nations League, Portugal akhirnya gagal mempertahankan gelarnya.

Perancis merayakan gol Kante

Kemelut di depan gawang Rui Patricio berhasil dimanfaatkan oleh Kante di menit 53.

Gol tersebut menandakan yang kedua untuk Kante selama 44 kali bermain untuk Perancis.

Gol pertama Kante terjadi pada 2016 ketika melakukan laga persahabatan melawan Rusia.

Perancis mengamankan posisi pertama di Grup 3 dengan 3 poin lebih banyak ketimbang Portugal.

Andaikan Portugal mampu menyamakan poin dengan Perancis, mereka tetap gagal lolos karena Perancis unggul gol head-to-head.

Perancis mendominasi Portugal di babak pertama namun penampilan gemilang Rui Patricio mampu menahan gol masuk.

“Melihat kualitas lawannya, tentu saja ini adalah penampilan terbaik kami dalam beberapa waktu terakhir,” kata manajer Perancis, Didier Deschamps.

“Kami pantas untuk menang dan menggapai tujuan kami, yaitu berhasil finish di puncak.”

“Aku sangat bangga kepada para pemain.”

“Mereka membuktikan mala mini bahwa Perancis masih menjadi tim yang hebat” lanjut Deschamps.

Bermain untuk menggantikan Kylian Mbappe yang cedera, penyerang Anthony Martial bermain luar biasa.

Martial memiliki banyak peluang emas di babak pertama.

Patricio berhasil menjaga gawangnya tetap suci sampai awal babak kedua.

Tembakan Adrien Rabiot sebetulnya berhasil ditepis oleh Patricio, namun Kante sudah kepalang berada di depan gawang yang kosong bersama bola.

Dipaksa untuk fokus bertahan, trio pembuat serangan Bernardo Silva, Bruno Fernandes dan Joao Felix kesulitan untuk terlibat.

Cristiano Ronaldo hanya berjarak 7 gol dari rekor gol terbanyak di ajang tim nasional, Ali Daei dari Iran dengan 109 gol.

Peluang terbaik Ronaldo datang di babak pertama di mana sundulan kepalanya hanya berjarak beberapa cm dari tiang gawang.

Ini adalah kekalahan pertama Portugal di kandang sendiri dalam 6 tahun terakhir.

Mereka tidak pernah kalah di kandang ketika ditangani oleh manajer Fernando Santos.

“Kami sangat kesulitan” kata Santos.

“Perancis di babak pertama jauh lebih unggul.”

“Pada babak kedua, kami lebih baik. Ini adalah pertandingan yang berbeda dan kami mengakhiri lagi dengan kemasukan gol yang penting” tutup Santos.

Baca juga: UEFA Nations League dan Pengaruhnya Kepada Kualifikasi Piala Dunia

Rekor Gemilang Ketika Pogba Bermain dengan Kante Secara Bersamaan

Gelandang tim nasional Perancis, N’Golo Kante mengungkapkan kegembiraannya karena bermain bersama Paul Pogba usai menang melawan Portugal.

Kante mencetak gol semata wayang kemenangan Perancis untuk mengamankan tiket semifinal Nations League.

Rekor tidak terkalahkan ketika Kante bermain bersama Pogba berlanjut di mana sudah meraih 20 kemenangan dan 6 hasil seri.

Pogba sedang dalam sorotan usai rentetan penampilan buruk bersama Manchester United musim ini, namun rekan satu tim nasionalnya tersebut senang bermain bersamanya.

“Dia [Pogba] cedera untuk waktu yang cukup lama dan sudah lama kami tidak bermain bersama” kata Kante kepada acara TF1, Telefoot.

Pogba Perancis

“Kami ingat ketika bermain bersama di Piala Dunia. Sebuah kehormatan untuk bermain bersama Paul [Pogba].”

“Di lapangan, kami merasa luar biasa. Aku sangat gembira dengan penampilan kami dan penampilan tim. Kami sedang berada di level yang kami butuhkan.”

“Ekspektasi banyak diarahkan kepada kami. Kami adalah juara dunia dan menjadi juara di Eropa akan menjadi tantangan lain, tapi kami yakin bahwa kami adalah tim hebat.”

Baca juga: Olympique Marseille 1993: Juara UCL, Langsung Degradasi

Perjalanan Kante bersama Chelsea di Awal Musim ini

Bersama Chelsea, Kante dan pasukan Frank Lampard lainnya menargetkan 4 besar ke atas.

“Tim Chelsea selalu berganti setiap tahunnya.”

“Kami merekrut banyak pemain yang tidak buruk dan kami akan mencoba untuk memenangkan banyak gelar.”

“Kami ingin masuk ke Champions League musim depan secepat mungkin yang kami bisa.”

Chelsea musim ini

Saat ini, The Blues berada di peringkat 5 klasemen sementara Premier League setelah menang 4 kali dan kalah 1 kali dari 8 pertandingan pembuka.

Chelsea saat ini hanya berjarak 3 poin dari pemimpin klasemen sementara, Leicester City.

Pertandingan Chelsea selanjutnya adalah ketika bertandang ke Newcastle pada 21 November dalam ajang Premier League.

Sebelum kembali ke London, Kante bisa saja bermain lagi dalam lanjutan Nations League ketika Perancis menghadapi Swedia pada Selasa (17/11) malam setempat.

Perancis sudah mengamankan puncak klasemen yang berarti manajer Didier Deschamps bisa melakukan banyak rotasi tim.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Real Madrid 1-1 Osasuna Pekan 7
Posted on 3 Oktober 2022 by Raul7
3 views
Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
279 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
3 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit