Connect with us

Artikel Top Peluit

Skuad Jerman Euro 2021: Daftar 26 Pemain, Ada Kejutan dan Masalah

Setelah Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, penampilan negara ini selalu menurun,puncaknya di Piala Dunia 2018 (peringkat 4 grup) dan kalah 6-0 dari Spanyol pada 2020.

Daftar Skuad Jerman untuk Euro 2020 Memanggil Pemain Pensiun dan Sederet Masalah Lainnya

Skuad Jerman Euro 2021: Daftar 26 Pemain, Ada Kejutan dan Masalah

Berikut adalah 26 pemain dalam daftar skuad Jerman untuk Euro 2021.

Kiper: Manuel Neuer (1, Bayern Munich), Bernd Leno (12, Arsenal), Kevin Trapp (22, Eintracht Frankfurt).

Bek: Antonio Rudiger (2, Chelsea), Marcel Halstenberg (3, RB Leipzig), Matthias Ginter (4, Borussia Monchengladbach), Mats Hummels (5, Borussia Dortmund), Niklas Sule (15, Bayern Munich), Lukas Klostermann (16, RB Leipzig), Robin Gosens (20, Atalanta), Robin Koch (24, Leeds United), Christian Gunter (26, SC Freiburg)

Gelandang: Joshua Kimmich (6, Bayern Munich), Kai Havertz (7, Chelsea), Toni Kroos (8, Real Madrid), Jonas Hofmann (13, Borussia Monchengladbach), Jamal Musiala (14, Bayern Munich), Florian Neuhaus (17, Borussia Monchengladbach), Leon Goretzka (18, Bayern Munich), Ilkay Gundogan (21, Manchester City), Emre Can (23, Borussia Dortmund).

Penyerang: Kevin Volland (9, AS Monaco), Serge Gnabry (10, Bayern Munich), Timo Werner (11, Chelsea), Leroy Sane (19, Bayern Munich), Thomas Muller (25, Bayern Munich).

Serba-Serbi Skuad Jerman Euro 2021

Jerman sudah mengumumkan skuad mereka untuk Euro 2020 secara resmi dan final.

Beberapa negara masih menyeleksi para pemainnya dan Jerman langsung memilih untuk melansir skuad final dengan total 26 pemain.

Die Mannschaft tidak akan seperti beberapa negara lain yang membawa banyak pemain yang kemudian akan mereka seleksi menjadi maksimal 26 pemain.

Batas tenggat waktu atau deadline pengiriman daftar skuad di Euro 2020 adalah tanggal 1 Juni 2021 dari UEFA.

Bayern Munich menjadi klub dengan penyumbang pemain terbanyak, yaitu 8 orang.

Jamal Musiala, pemain muda berusia 17 tahun yang tampil gemilang musim ini berhasil masuk ke tim senior.

Masalah di Tim Nasional Jerman

Setelah Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, negara ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pada Piala Eropa 2016, Die Mannschaft kalah dari Prancis dengan skor 2-0 di babak semifinal.

Puncak komedi terjadi pada Piala Dunia 2018.

Dengan tragisnya, Jerman tidak lolos grup dan menjadi juru kunci karena menyelesaikan babak grup di peringkat 4.

Gaya bermain Jerman saat itu tidak mengalami banyak penyesuaian dengan tim lain sehingga lawan dengan mudahnya membaca permainan dominasi Jerman.

Belum lagi konflik internal non sepak bola terjadi di dalam kubu tim yang melibatkan beberapa pemain keturunan.

Kemudian, 3 pemain Jerman saat itu dipaksa untuk pensiun, yaitu Thomas Muller, Mats Hummels dan Jerome Boateng.

Tidak berhenti sampai di situ, Jerman harus menelan malu ketika kalah 6-0 dari Spanyol pada akhir tahun 2020.

Dengan dipastikannya Low mengundurkan diri pasca Euro 2020 dan digantikan oleh Hansi Flick, ini akan menjadi kompetisi terakhir bagi sang pelatih yang sudah mengabdi untuk negara sejak tahun 2006.

Dalam setahun belakangan, Jerman perlahan mulai menyesuaikan lawan dengan mencoba formasi 3 pemain bertahan, namun masih saja kerap kebobolan gol-gol mudah dan banyak mendapatkan hasil imbang.

Namun, dengan ditundanya Euro 2020, Low dan Jerman jadi punya waktu lebih untuk mengevaluasi tim secara menyeluruh dengan jangka waktu yang lama.

Terlambatnya regenerasi para pemain muda Jerman kemungkinan menjadi alasan kuat mengapa tim ini sulit bersaing dalam beberapa tahun terakhir.

Pasalnya, tidak banyak pemain dengan kualitas kelas dunia yang bisa menyamai level Jerman tahun 2014.

Kemudian, tidak fleksibelnya strategi Jerman juga menjadi salah satu alasan mengapa Jerman sulit menang dalam beberapa tahun terakhir.

Mengapa Muller dan Hummels Dipanggil Kembali?

Thomas Muller (kiri) dan Mats Hummels (kanan)

“Mereka bermain sangat kuat di musim ini.”

“Oleh karena itu, mereka bisa memberikan banyak hal untuk tim ini dalam aspek kepemimpinan di lapangan.”

“Mereka tahu mindset kami, filosofi, dan dihormati oleh para pemain lain untuk apa yang sudah mereka capai.”

-Joachim Low.

Hummels dan Muller terakhir bermain untuk Jerman di ajang UEFA Nations League melawan Belanda pada November 2018.

Rekor Jerman di Piala Eropa

Jerman saat juara Piala Eropa 1996

Jerman sudah menjuarai Piala Eropa di 3 kesempatan: 1972, 1980 dan 1996.

Die Mannschaft adalah negara tersukses di kompetisi ini bersama dengan Spanyol yang juga sudah 3 kali menjuarai Piala Eropa.

Negara ini juga sudah mencapai babak semifinal sebanyak 3 kesempatan, termasuk di 2 turnamen terakhir (2012 dan 2016) dan tahun 1976.

Jerman juga gagal lolos fase grup sebanyak 3 kali, yaitu pada 1984, 2000 dan 2004.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Real Madrid 1-1 Osasuna Pekan 7
Posted on 3 Oktober 2022 by Raul7
3 views
Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
279 views
UD AlmerĂ­a 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
3 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit