Connect with us

Artikel Top Peluit

Calon Top Skor BRI Liga 1 2021: Mencari Calon Mesin Gol di Indonesia

Para pemain lokal maupun asing akan bersaing guna mendapatkan gelar sepatu emas di akhir musim. Siapa saja dan bagaimana peluangnya?

Wander Luiz, salah 1 dari 10 calon kuat top skor BRI Liga 1 Indonesia 2021 (Kredit: Goal)

Top skor BRI Liga 1 adalah gelar prestisius untuk semua pemain yang nantinya akan merumput di Indonesia.

Sebelumnya, operator resmi sepak bola Indonesia, PT. LIB mengumumkan bahwa kompetisi tertinggi sepak bola di Indonesia yaitu BRI Liga 1 akan memulai pertandingannya kembali.

Kompetisi ini akan memulai laga perdananya pada hari Jum’at, 27 Agustus 2021.

Dengan menggunakan sistem bubble, pertandingan pembuka akan mempertemukan Bali United dengan Persik Kediri di Gelora Bung Karno.

Kompetisi yang sekarang bernama BRI Liga 1 ini juga acap kali menelurkan nama-nama besar di daftar pencetak gol terbanyak atau top scorer.

Sejak era unifikasi kompetisi pada musim 1994/1995, nama-nama besar pernah menorehkan tinta emas dalam sejarah pencetak gol terbanyak Liga Indonesia.

Sebut saja Bambang Pamungkas, Oscar Aravena, Boaz Solossa, Cristian Gonzales hingga Sylvano Comvalius.

Tim Peluit Panjang merangkum calon-calon pencetak gol terbanyak atau top skor Liga 1 pada musim 2021 ini.

Marko Simic (Persija)

Marko Simic (Kredit: Goal)

Marko Simic (Kredit: Goal)

Nama striker Persija Jakarta jelas akan menjadi salah satu unggulan calon top skor kompetisi kali ini.

Bagaimana tidak, sejak pertama kali menginjakan kaki di Liga Indonesia dengan berseragam Macan Kemayoran, pundi-pundi gol seolah selalu datang bersama Super-Simic.

Pada tahun 2018, di musim perdananya, Simic sukses menceploskan 18 gol dari 30 penampilannya di kompetisi domestik.

Hasilnya? Striker berkewarganegaraan Kroasia ini sukses membawa Persija juara Liga 1 tahun 2018.

Selain bermain apik di gelaran tersebut, raihan gol Super Simic bersama Persija Jakarta di AFC Cup juga luar biasa.

Beliau sukses membukukan 9 gol hanya dari 7 penampilan dan membawa Persija lolos ke semifinal ASEAN Zone AFC Cup 2018.

Pada tahun kedua bersama Persija (2019), Simic memang gagal membawa Persija kembali juara, tetapi pundi-pundi golnya bertambah signifikan.

Marko Simic keluar sebagai top skor musim 2019 dengan raihan 28 gol.

Tidak salah rasanya memasukan Marko Simic sebagai contender utama peraih gelar top skor BRI Liga 1 untuk musim 2021 ini.

Boaz Solossa (Borneo FC)

Boaz Solossa (Kredit Twitter: Borneo FC Samarinda)

Boaz Solossa (Kredit Twitter: Borneo FC Samarinda)

Selanjutnya adalah mesin gol asal Papua yang sekarang berseragam Borneo Samarinda, Boaz Solossa.

Nama Boaz Solossa sangat ikonik di peta sepak bola Indonesia.

Bagaimana tidak, Bochi (sapaan akrab Boaz) sudah mendapatkan gelar top skor Liga Indonesia sebanyak tiga kali.

Ketiga gelar tersebut datang pada musim 2009, 2011 serta 2013.

Bochi mendapatkan seluruh gelar tersebut saat berseragam Persipura Jayapura.

Walau saat ini Boaz Solossa sudah berusia senja & tidak berseragam Persipura lagi, tetapi di Borneo sang striker diyakini masih sanggup menunjukan tajinya.

Di Borneo, kemungkinan Boaz akan bermain sebagai penyerang sayap, posisi favoritnya selama membela Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia.

Ezechiel N’Douassel (Bhayangkara Solo FC)

Ezechiel Ndouasel (Kredit: bhayangkarasolofc.id)

Ezechiel Ndouasel (Kredit: bhayangkarasolofc.id)

Pemain bernama asli Ezechiel Aliadjim N’Douassel adalah striker berkebangsaan Chad yang sudah malang melintang di sepak bola Indonesia.

Ketika merumput di Liga Indonesia pertama kalinya pada tahun 2017, King Eze (panggilan akrab Ezechiel) sudah menunjukan kualitasnya.

Bersama Pangeran Biru, Persib Bandung, King Eze langsung cepat beradaptasi.

Walau terkenal dengan sikap meledak-ledaknya ketika berada di dalam lapangan, tetapi skill dan insting mencetak golnya tidak perlu diragukan lagi.

Hasilnya, King Eze sukses mencetak lebih dari 30 gol selama 2,5 musim mengenakan seragam kebanggaan Maung Bandung.

Musim 2021 ini, King Eze sudah tidak bersama Persib lagi dan memutuskan untuk merumput bersama Bhayangkara Solo FC.

Eze jelas akan bersaing dengan striker lain untuk mendapatkan gelar top skor BRI Liga 1 pada musim 2021 ini.

Wander Luiz (Persib)

Wander Luiz (Kredit: persib.co.id)

Wander Luiz (Kredit: persib.co.id)

Penyerang kelahiran 17 Februari 1992 di Espirito Santo, Brasil adalah pemain andalan Persib Bandung sejak musim 2020.

Datang dari Becamex Binh Duong, salah satu perserta Liga Vietnam, membuat sang striker tidak kesulitan untuk beradaptasi di sepak bola ASEAN.

Pada awal musim 2020, sebenarnya kualitas teknik dan kemampuan mencetak gol Wander sudah tercium.

Bagaimana tidak, di 3 penampilan awal (sebelum liga dibatalkan), sang penyerang sukses menjaring 4 gol bersama Maung Bandung.

Duetnya kala itu bersama Geoffrey Castillion mampu memberikan rasa takut kepada para pemain bertahan lawan.

Pada awal musim ini, Wander Luiz akan kembali menjadi ujung tombak andalan Persib.

Pemain ini terkenal karena kecerdikannya dalam memanfaatkan ruang kosong dan membuka ruang serta pemantul bola untuk pemain lain.

What a deadly striker!

Ilija Spasojevic (Bali United)

Ilija Spasojević (Kredit: Twitter Ilija Spasojevic)

Ilija Spasojević (Kredit: Twitter Ilija Spasojevic)

Nama berikutnya adalah Ilija Spasojevic, seorang striker Timnas Indonesia kelahiran Montenegro, 33 tahun silam.

Spaso adalah penyerang naturalisasi yang sudah malang melintang sejak 10 tahun lalu di percaturan sepakbola Indonesia.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah nusantara, Spaso memperkuat PSM Makassar selama dua musim berturut-tutut.

Bersama Juku Eja, Spasogoal berhasil tampil dalam 27 pertandingan dengan raihan 15 gol.

Setelah itu, sang striker memutuskan untuk menerima pinangan Mitra Kukar.

Bersama Naga Mekes, Spaso sukses menceploskan 10 gol dari 16 penampilan.

Hal tersebut membuat Putra Samarinda jatuh hati kepada Spaso dan langsung merekrutnya untuk Liga Indonesia musim 2014.

Kemudian, hasilnya pun sangat memuaskan.

Dalam 23 penampilan bersama Pesut Mahakam, Spaso berhasil mengukir 12 gol dalam satu musim.

Pada musim 2015, Spaso memperkuat Persib.

Sayangnya, saat itu Liga Indonesia mengalami ‘turbulensi’, sehingga tidak bisa berlanjut kembali.

Sempat berlabuh di Melaka United, salah satu tim Liga Super Malaysia, tetapi Spaso akhirnya kembali ke Indonesia untuk memperkuat Bhayangkara dan Bali United.

Walau sudah berumur, tetapi banyak prediksi mengatakan bahwa Ilija Spasojevic masih sanggup bersaing dengan penyerang subur lain untuk mendapatkan gelar pencetak gol terbanyak.

Samsul Arif Munip (Persebaya)

Samsul Arif Munip (Kredit: mainmain.id)

Samsul Arif Munip (Kredit: mainmain.id)

Nama Samsul Arif Munip adalah salah satu penyerang asal Indonesia yang masuk ke dalam daftar calon pencetak gol terbanyak musim 2021-2022.

Walau sudah berusia 36 tahun, tetapi ketajamannya di dalam atau di luar kotak penalti tidak pernah pudar.

Kecepatan serta determinasi tinggi adalah senjata utama striker yang mengidolakan Alessandro Del Piero ini.

Sempat malang-melintang di berbagai klub di Indonesia membuat permainan Samsul Arif berkembang pesat.

Nama pemain ini mulai dikenal publik ketika masih memperkuat Persibo Bojonegoro.

Bersama Laskar Angling Dharma, Samsul sukses mempersembahkan satu gelar Piala Indonesia musim 2012 serta keluar sebagai top scorer dengan gelontoran 8 gol.

Total, Samsul Arif bermain sebanyak 97 pertandingan dengan mencetak 38 gol di klub kebanggaan kota Bojonegoro itu.

Setelah itu, Arif berkelana ke Persela Lamongan, Arema, Persib Bandung dan Barito Putera sebelum akhirnya memperkuat Persebaya Surabaya musim ini.

Di Bajul Ijo, Samsul Arif akan diplot sebagai penyerang yang memiliki peran agak melebar, salah satu peran favoritnya selama berkarir.

Bruno Silva (PSIS Semarang)

Bruno Silva (Kredit Wikipedia)

Bruno Silva (Kredit Wikipedia)

Penyerang kelahiran Sao Paolo, 30 tahun silam ini sebenarnya adalah muka lama di PSIS Semarang.

Musim 2018 adalah musim pedana Bruno bersama Laskar Mahesa Jenar.

Saat itu, Bruno berhasil mencetak 16 gol dalam satu musim.

Berduet dengan kapten PSIS, Harry Nur Yulianto membuat musim pertama Bruno di kompetisi sepak bola Indonesia terlihat mudah.

Kala itu, HNY (sapaan akrab Harry Nur) sangat memanjakan Bruno dengan operan-operan yang kerap berujung menjadi assist.

Tidak salah apabila publik menaruh harapan besar terhadap Bruno Silva.

Sayang, Bruno Silva sempat hengkang dari PSIS menuju salah satu kontestan Liga Arab Saudi, Al-Ain FC pada awal musim 2019.

Akan tetapi, Bruno Silva hanya bermain setengah bersama Al-Ain FC saat itu dan memutuskan kembali ke pelukan Laksar Mahesa Jenar hingga sekarang.

Pada musim 2021 ini, Bruno Silva akan kembali mendapatkan support dari Harry Nur Yulianto, ditambah Septian David Maulana serta pemain sayap lincah, Komarodin.

Dengan skema seperti itu, sepertinya Bruno Silva layak untuk memanaskan persaingan untuk mendapatkan gelar pencetak gol atau top skor terbanyak di BRI Liga 1 2021.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cuplikan Pertandingan

Atlético Madrid 1-2 Real Madrid Pekan 6
Posted on 19 September 2022 by Raul7
215 views
Empoli 1-2 Roma Pekan 6
Posted on 13 September 2022 by Raul7
41 views
UD Almería 0-1 Osasuna Pekan 5
Posted on 13 September 2022 by Raul7
7 views
Real Betis Balompié 1-0 Villarreal Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
5 views
Getafe 2-1 Real Sociedad Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Elche CF 1-4 Athletic Club Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Real Madrid 4-1 RCD Mallorca Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Atlético Madrid 4-1 Celta Vigo Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views
Cádiz CF 0-4 Barcelona Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
4 views
Espanyol 2-3 Sevilla Pekan 5
Posted on 12 September 2022 by Raul7
2 views

LIKE US ON FACEBOOK

More in Artikel Top Peluit