Connect with us

Internasional

Xavi Hernandez Menjaga Asa Barcelona dalam Laga El Clasico

Barcelona sukses memutus rekor negatif dalam laga El Clasico melawan Real Madrid. Perubahan besar El Barca di tangan Xavi Hernandez.

Xavi Hernandez, manajer Barcelona - Oscar J. Barroso / AFP7 / Europa | Credit: Europa Press

Xavi Hernandez Menjaga Asa Barcelona 

Real Madrid yang sudah memenangkan lima El Clasico sebelumnya jelas menjadi unggulan dalam El Classico pada pertemuan kedua (20/03) di La Liga musim 2021-2022. 

Apalagi, Real Madrid kini berada di peringkat 1 La Liga dengan 66 poin, unggul sepuluh poin dari Sevilla. 

Sedangkan, Barcelona hanya tim peringkat 3 La Liga dengan 53 poin.

Akan tetapi, Xavi Hernandez membuat debut El Clasico di La Liga sebagai pelatih dengan amat manis. 

Los Azulgrana pesta gol dalam kemenangan empat gol atas tuan rumah, Real Madrid. 

Pierre-Emerick Aubameyang mencetak dua gol pada debut El Clasico-nya dan memberi satu asis kepada Ferran Torres.

Aubameyang dan Ronald Araujo sukses mengkonversi umpan silang dari Ousmane Dembele sebelum turun minum. 

Aubayemang kemudian memberikan umpan kepada Torres untuk gol ketiga mereka.

Mantan striker Arsenal tersebut mencetak gol keempat setelah menerima asis Torres.

Barca sekarang tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan dan Xavi berkata: 

 “Saya tidak tahu apakah kami bisa memenangkan gelar, kami tidak bisa mengesampingkan apa pun. Mungkin kami agak terlambat, tetapi ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi kami.”

“Kami jauh lebih baik dari pada Real Madrid. Kami bermain hampir layaknya sebuah tim tuan rumah di kandang. Ini adalah hari untuk dinikmati, tidak hanya sebagai manajer Barca tetapi juga sebagai penggemar dari Barcelona.

“Kami bisa dengan mudah mencetak lima atau enam. Kami mengubah dinamika negatif kami dengan kalah di beberapa El Clasico terakhir.”

Gelandang Barca Sergio Busquets menambahkan:

“Jika kami masih memiliki peluang kecil untuk mengejar gelar, kami akan berjuang sampai akhir. Ini sangat sulit tetapi dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Kami adalah Barca.”

Bos Real, Carlo Ancelotti bertanggung jawab atas kekalahan besar itu, dengan mengatakan “ini salah saya” tapi pelatih berkebangsaan Italia itu mendesak timnya untuk “melupakan dan melanjutkan.”

Aubameyang menambah momentum untuk revolusi Xavi 

Barcelona sudah jauh terlihat berbeda di bawah asuhan seorang Xavi Hernandez.

Sejak mengasuh Blaugrana di akhir bulan November 2021, Sang Maestro tercatat hanya mengalami kekalahan di Liga Spanyol dan hal tersebut terjadi sekitar 3 bulan lalu ketika menyerah dari Real Betis 0-1 (4/12/2021).

Salah satu kunci keberhasilan Xavi membawa klub asal Catalunya itu adalah transfer musim dingin yang sangat jitu.

Alih-alih mendatangkan pemain-pemain bintang, manajemen Barca mendaratkan nama-nama yang memang mereka butuhkan.

Beberapa adalah rekrutan musim dingin mereka dari Liga Inggris, yaitu Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal, Ferran Torres dari Manchester City dan Adama Traore dari Wolves.

Hanya Memphis Depay (10 gol) yang mencetak lebih banyak dari Aubameyang (9) dan Torres (5) untuk Barcelona musim ini.

Jelas sudah terlambat untuk perebutan gelar, tetapi hasil penting ini menunjukkan Barca kembali bangkit dan bisa bersaing memperebutkan trofi besar musim depan.

Mereka mengejutkan Real Madrid untuk kemenangan Clasico pertama mereka dalam tiga tahun dan kemenangan liga terbesar di Santiago Bernabeu sejak 2015.

Dembele juga tampil mengesankan, dicemooh oleh penggemarnya sendiri beberapa minggu yang lalu setelah gagal pergi pada Januari, membuat asis untuk dua gol pembuka.

Araujo juga mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai bek kanan menggantikan peran Dani Alves untuk menghadapi ancaman Vinicius Jr.

Mereka menyia-nyiakan banyak peluang untuk mencetak lebih banyak, dengan Aubameyang dan Torres masing-masing memiliki enam tembakan.

Kami akan melihat kemana kami bisa pergi dari sini setelah kemenangan penting ini”

Begitu kata Aubameyang.

“Saya sangat bersemangat untuk datang ke Barcelona dan melakukannya dengan baik. Sangat mudah ketika Anda bermain dengan pemain bagus seperti itu.”

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *